Deskripsi:“Tolong, pakailah kondom,” pintanya dengan nada memohon. Namun pria itu tetap tak tergoyahkan, matanya dipenuhi nafsu dan keserakahan, sama sekali mengabaikan permohonannya. Ia diliputi keputusasaan saat menyadari bahwa dirinya tak lagi puny
简介:“Tolong, pakailah kondom,” pintanya dengan nada memohon. Namun pria itu tetap tak tergoyahkan, matanya dipenuhi nafsu dan keserakahan, sama sekali mengabaikan permohonannya. Ia diliputi keputusasaan saat menyadari bahwa dirinya tak lagi punya kendali dan hanya bisa pasrah menerima kenyataan. Ia tahu harus melindungi dirinya, tapi juga sadar bahwa pria ini sudah menjadi bagian penting dalam hidupnya.